Skip to content

Routing: Static & Dynamic

Tujuan Belajar

  • Memahami apa itu routing dan routing table.
  • Membedakan routing statis dan dinamis.
  • Mengenal protokol routing: RIP, OSPF, BGP.

Apa itu routing?

Routing adalah proses menentukan jalur terbaik bagi paket untuk berpindah dari satu jaringan ke jaringan lain. Yang melakukannya adalah router di Layer 3, berdasarkan alamat IP tujuan.

Routing Table

Setiap router menyimpan routing table — daftar jaringan tujuan dan cara mencapainya:

Jaringan tujuanNext hopInterface
192.168.2.0/2410.0.0.2eth1
0.0.0.0/0 (default)10.0.0.1eth0

Default route (0.0.0.0/0) adalah "jalan keluar" untuk tujuan yang tidak cocok dengan entri lain — biasanya mengarah ke internet.

Routing Statis

Administrator memasukkan rute secara manual.

  • Kelebihan: sederhana, hemat sumber daya, dapat diprediksi, aman.
  • Kekurangan: tidak otomatis menyesuaikan saat topologi berubah; merepotkan di jaringan besar.
  • Cocok untuk: jaringan kecil & stabil.

Routing Dinamis

Router saling bertukar informasi dan menghitung rute secara otomatis dengan protokol routing.

  • Kelebihan: menyesuaikan otomatis saat jalur putus/berubah; skalabel.
  • Kekurangan: lebih kompleks, butuh lebih banyak sumber daya.
  • Cocok untuk: jaringan menengah–besar.

Protokol routing dinamis

ProtokolJenisLingkupCiri
RIPDistance-vectorInterior (dalam organisasi)Sederhana, berbasis jumlah hop (maks 15)
OSPFLink-stateInteriorCepat konvergen, berbasis "cost", skalabel
EIGRPHybrid (Cisco)InteriorEfisien, milik Cisco
BGPPath-vectorExterior (antar-ISP)Tulang punggung routing internet

RIP

Memilih rute berdasarkan jumlah hop terkecil. Sederhana tapi terbatas (maks 15 hop) dan lambat. Jarang dipakai di jaringan modern.

OSPF

Memakai link-state — tiap router punya peta lengkap jaringan dan menghitung jalur terbaik berdasarkan cost (mis. bandwidth). Cepat, skalabel, populer di jaringan enterprise.

BGP

Protokol yang menjalankan internet. BGP menentukan rute antar-Autonomous System (antar-ISP/organisasi besar). Saat Anda mengakses situs di benua lain, BGP-lah yang menentukan jalurnya.

Interior vs Exterior

  • IGP (Interior Gateway Protocol) — di dalam satu organisasi (RIP, OSPF, EIGRP).
  • EGP (Exterior Gateway Protocol) — antar-organisasi (BGP).

Studi Kasus: Rumah vs ISP

  • Router rumah Anda biasanya cukup pakai default route statis ke ISP — tidak butuh protokol dinamis.
  • ISP mengelola ribuan rute yang terus berubah, jadi memakai OSPF di dalam dan BGP untuk terhubung ke ISP lain.

Poin Penting

  • Routing menentukan jalur paket antarjaringan berdasarkan IP tujuan.
  • Routing table menyimpan tujuan, next hop, dan interface.
  • Statis = manual (kecil/stabil); dinamis = otomatis (besar/berubah).
  • RIP & OSPF interior; BGP menjalankan routing antar-ISP di internet.
QuizUji Pemahaman

1. Routing dilakukan oleh perangkat apa dan di layer berapa?

  • ASwitch, Layer 2
  • BRouter, Layer 3
  • CHub, Layer 1
  • DFirewall, Layer 7

2. Protokol routing yang menjadi tulang punggung internet (antar-ISP) adalah?

  • ARIP
  • BOSPF
  • CBGP
  • DEIGRP

3. Kapan routing statis paling cocok dipakai?

  • AJaringan besar yang sering berubah
  • BJaringan kecil dan stabil
  • CAntar-ISP
  • DData center raksasa

Dirilis di bawah Lisensi MIT.