DNS
Tujuan Belajar
- Memahami fungsi DNS sebagai "buku telepon internet".
- Memahami proses resolusi DNS langkah demi langkah.
- Mengenal jenis record DNS yang umum.
Apa itu DNS?
Manusia mengingat nama (google.com), tapi komputer butuh alamat IP (142.250.x.x). DNS (Domain Name System) adalah sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP — ibarat buku telepon internet.
Hierarki DNS
DNS tersusun hierarkis dari kanan ke kiri pada sebuah domain:
Proses resolusi DNS
Saat Anda membuka netlearn.vertexdata.web.id:
- Komputer bertanya ke resolver (biasanya milik ISP).
- Resolver bertanya ke root server → diarahkan ke server TLD (
.id). - TLD mengarahkan ke server authoritative domain.
- Authoritative menjawab IP-nya.
- Jawaban di-cache agar permintaan berikutnya lebih cepat.
Caching
Untuk efisiensi, hasil DNS disimpan sementara (cache) di banyak tingkat: browser, OS, resolver. Lama penyimpanan diatur oleh nilai TTL tiap record. Itu sebabnya perubahan DNS tidak langsung berlaku di mana-mana.
Jenis DNS Record
| Record | Fungsi |
|---|---|
| A | Nama → alamat IPv4 |
| AAAA | Nama → alamat IPv6 |
| CNAME | Alias nama ke nama lain |
| MX | Mail server domain |
| NS | Name server domain |
| TXT | Teks bebas (verifikasi, SPF, dll) |
| PTR | IP → nama (reverse lookup) |
Kaitan dengan deploy NetLearn
Saat mengarahkan subdomain netlearn.vertexdata.web.id ke Vercel, Anda menambahkan record CNAME yang mengarah ke cname.vercel-dns.com. Inilah DNS dalam praktik nyata — lihat panduan deploy.
DNS memakai port 53
DNS umumnya berjalan di port 53 (UDP untuk query cepat, TCP untuk data besar). Lihat Port & Socket.
Poin Penting
- DNS menerjemahkan nama domain → alamat IP.
- Resolusi melibatkan resolver, root, TLD, dan authoritative server.
- Hasil di-cache (diatur TTL) untuk efisiensi.
- Record umum: A, AAAA, CNAME, MX, NS, TXT.
1. Apa fungsi utama DNS?
2. Record DNS yang memetakan nama ke alamat IPv4 adalah?
3. DNS umumnya berjalan di port?